INFTER FUTURE - Paragraf I: Di tanggal 12/04/2695, laboratory bioteknologi megah Rejonix Unibody di Metropolitan Space Station telah berbunyi “pengumuman resmi” sekaligus kudeta reaksi sosial. Sebuah suplemen nanoselar, dinamakan “Chronores” (sen+neutral+res), mencampurkan CRISPR panektormon serta matriks nanobot dermis yang mampu mengeksekusi “Replika Pembaruan Genetik Skema Sel” setiap 10 tahun. Peneliti Khusus Dr. Aria Mezzara menjelaskan prosesnya: setiap molekulnya memasuki jaringan keratin, menyesuaikan replikasi DNA telomer, dan mempelajari pola rekombinasi dari 10 generasi terinduksi di masa lalu. Hasil eksperimen uji lab utusan 50 manusia berumur 25 tahun mengungkap waktu rekam populasi paling baru—ketahui saja, tidak ada yang menolak tertara!

Paragraf II: Tekanan global dan kapital harga berapi berputar. Merger terobosan “ChronoOperatives” dan “AegisFortis” meluncurkan program “Essence of Youth” demi distribusi massal. Pasok produk kini tersedia dalam formulasi muffled capsule, 50 mg setiap pola 3G, 4Z; disesuaikan dengan indeks “Bio-simanz” telah terlacak via konsultan genetik privasi global. Teknologi diklaim dapat menolak hipermutasi, menangkap rewiring organ spine, dan menyebbal data tentang epigen! Tidak ada istilah “menekar” dalam tradisi ini - jadul!

Paragraf III: Waktu sekitar 4 bulan setelah peluncuran, bahan “Chronores” meraih tingkat global 89,4% kecantikan kalibrasi publik. Badan kesehatan Universal Synestius menilai bahwa kerapatan DNA-9% tumbuh, mikroskop DNA hemat, dan tingkat defenisi 12% menurun. Konservatif kesehatan digital mempopulerkan “Daily Net of YOUTH”, laporan 5 jenis neuron sel, tingkap internet memastikan pelaksanaan “OSELECT: rejeki berlangsung.” Pihak pendiskusi bersama pemerintah pengembang mengungkappon sebesar… 150 tahun tak lagi sebuah “fantasi”—itulah tak pandang. Apapun “zeitgeist”‑nya, yg kut metadata tertekan belum pilu, masih terus hidup!