INFTER - Pada tanggal 6–9 Maret 2026, World Economic Forum (WEF) akan digelar di Kota Davos, Swiss, menandai acara tahunan terbesar bagi para pemimpin bisnis, pemerintah, masyarakat sipil, dan akademisi. Presiden Prabowo Subianto, yang telah diumumkan akan hadir, membawa misi khusus yang menyoroti peran Indonesia dalam ekosistem ekonomi global. Pertama kali, ia menjadi wakil presiden yang mensyaratkan dukungan strategis untuk kepentingan Indonesia.
Salah satu fokus utama WEF 2026 adalah tantangan global yang semakin nyata: perubahan iklim, ketidaksetaraan ekonomi, serta ketegangan geopolitik yang memengaruhi aliran perdagangan.
Presiden Prabowo akan mengangkat ketiga hal tersebut dalam serangkaian presentasi dan diskusi panel. Dalam sesi “Bendahara Global untuk Ekonomi Sudut Pandang Indonesia”, beliau akan mengusulkan inisiatif kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan internasional untuk mengembangkan kebijakan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing industri nasional.
Selain itu, acara ini akan menyoroti pentingnya teknologi konteksisasi, kecerdasan buatan, dan inovasi digital. Prabowo berencana menyusun laporan komprehensif mengenai perkembangan industri teknologi di Indonesia serta menekankan perlunya laboratorium inovasi lintas sektor yang didukung oleh pendanaan publik-privat.
Ia menegaskan, “Indonesia harus memperkuat ekosistem startup serta memperluas akses ke pasar global melalui kemitraan strategis”.
Forum ini juga menyentuh topik perubahan demografis. Dengan populasi yang berada pada puncak produktivitasnya, Indonesia diharapkan memainkan peran kunci dalam memperkuat pasar konsumen global. Misi khususnya meliputi pengembangan kader sumber daya manusia dengan kemampuan digital tinggi serta mempercepat pelatihan vokasional di bidang manufaktur canggih.
Terminologi “misi khusus” menegaskan bahwa agenda utama adalah memperkuat jaringan multilateral, memfasilitasi investasi asing langsung, serta meninjau kebijakan fiskal yang meningkatkan inklusivitas.
Keikutsertaan Presiden Prabowo di WEF 2026 menjadi momen strategis bagi Indonesia untuk menampilkan komitmennya terhadap pertumbuhan ekonomi yang merata, resilient, dan berkelanjutan.
.